Dispora Kota Serang Berganti Nahkoda, Ahmad Nuri Siapkan Program
KONTRASBANTEN.COM, SERANG – Usai dipercaya mengemban amanah baru sebagai Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Serang, Ahmad Nuri langsung menyiapkan serangkaian terobosan strategis.
Mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang ini menegaskan komitmennya untuk menggerakkan seluruh potensi kepemudaan, olahraga, hingga destinasi pariwisata di Kota Serang.
Ahmad Nuri menyampaikan bahwa jabatan barunya tersebut merupakan amanah dari Wali Kota Serang yang harus segera ditindaklanjuti dengan aksi nyata di lapangan.
“Saya diberikan amanah oleh Pak Wali Kota Serang di Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga. Saya meyakini bahwa ini adalah sebuah amanah yang harus kita gerakkan bersama,” ujar Ahmad Nuri saat ditemui usai di lantik, Senin (12/10/26).
Salah satu fokus utama yang menjadi perhatian Disparpora di bawah kepemimpinannya adalah pemberdayaan pemuda hingga tingkat basis. Nuri meluncurkan skema baru yang menyasar kelompok pemuda di tingkat kampung yang selama ini dinilainya belum tersentuh secara maksimal oleh program pemerintah.
“Di bidang pemuda, ada yang namanya pemuda kampung yang dipilih langsung oleh masyarakat setempat. Ini belum pernah disentuh oleh negara. Kedepan, Disparpora harus mendorong ke arah sana untuk menyentuh ketua pemuda yang ada di kampung agar diberdayakan,” tegasnya.
Mengutip pesan bersejarah dari Presiden Pertama RI, Nuri menekankan betapa besarnya potensi generasi muda jika diberikan wadah dan pendampingan yang tepat.
“Karena kata Bung Karno, ‘Berikan aku 10 pemuda maka akan kuguncang dunia’. Pemuda-pemuda kampung ini akan kita gerakkan dan dikerjasamakan dengan beberapa leading sector, seperti dinas kesehatan, pendidikan, hingga lingkungan hidup,” tambahnya.
Ia mencontohkan, sinergi tersebut dapat diwujudkan dalam bentuk aksi nyata pengelolaan sampah lingkungan hingga pembentukan unit ekonomi mandiri berbasis kepemudaan.
Sementara pada sektor olahraga, Ahmad Nuri menargetkan peningkatan prestasi para atlet daerah agar mampu membawa nama harum Kota Serang. Disparpora tidak hanya akan berperan sebagai penyelenggara kegiatan rutin, tetapi juga memberikan pemicu (stimulan) bagi lahirnya atlet-atlet berprestasi.
“Di bidang olahraga, kita harus memunculkan atlet-atlet agar lebih berprestasi. Kita jadikan stimulan, jadi bukan hanya soal memberikan satu kegerakan mekanik, tapi juga memberikan satu bentuk prestasi nyata yang dimunculkan oleh Disparpora,” jelas Nuri.
Sektor pariwisata juga tak lepas dari pembenahan. Menurutnya, potensi wisata religi di Kota Serang sangat besar namun perlu diintegrasikan dengan pemahaman nilai sejarah secara mendalam. Selama ini, ribuan peziarah dari berbagai daerah seperti Jawa dan Sumatera datang ke Banten, namun belum terhubung secara optimal dengan situs-situs sejarah sekitar.
“Wisata religi itu harus terkoneksi dengan situs sejarah. Orang datang ke Banten ribuan untuk berziarah, tapi tidak pernah belajar sejarah panjangnya. Padahal ada reruntuhan kerajaan seperti Benteng Kaibon yang memiliki spirit dan nilai sejarah tinggi,” paparnya.
Nuri berencana mengemas kembali tata kelola pariwisata Kota Serang agar lebih menarik dan nyaman bagi wisatawan, mencontoh pengelolaan pariwisata terpadu di Yogyakarta maupun Jawa Timur.
“Tugas kita memastikan Kota Serang ini indah. Setelah peziarah berziarah, mereka bisa menikmati tempat-tempat wisata dengan akses yang bagus. Kita akan kemas sedemikian rupa,” tuturnya.
Ahmad Nuri menegaskan prinsip kerjanya dalam memimpin Disparpora Kota Serang ke depan melalui sebuah tagline yang lugas.
“Tagline saya: ‘Tidak siap untuk diam, terus laksanakan!’. Kita akan ramaikan semua program potensi daerah. Mudah-mudahan amanah ini membawa maslahat, manfaat, dan keselamatan buat kita bersama, terutama bagi saya sebagai abdi negara dan abdi rakyat,” tandasnya. (Red)