HIPKA Banten Gelar Muswil II, Kamrussamad Dorong Sinergi Pengusaha
KONTRASBANTEN.COM, SERANG, – Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA) Provinsi Banten menggelar Forum Bisnis Daerah (Forbisda) dan Musyawarah Wilayah (Muswil) II di Hotel Horison, Minggu (11/10/2026). Kegiatan ini mengusung tema *“Membangun Sinergi Pengusaha KAHMI untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi dan Kewirausahaan Banten”.*
Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPKA, H. Kamrussamad, Ph.D., mendorong penguatan kolaborasi antarpengusaha, akses pembiayaan, digitalisasi pemasaran, serta kaderisasi wirausaha muda untuk meningkatkan kontribusi dunia usaha terhadap perekonomian daerah.
Dalam sambutannya, Kamrussamad menekankan pentingnya HIPKA menjadi wadah yang mempertemukan pelaku usaha dengan perbankan, badan usaha milik daerah (BUMD), sektor swasta, dan pemangku kepentingan lainnya.
Menurutnya, peluang bisnis tidak hanya bergantung pada proyek pemerintah yang bersumber dari APBN dan APBD, tetapi juga perlu dikembangkan melalui kemitraan industri, pemanfaatan akses pembiayaan, dan kemampuan membaca kebutuhan pasar.
### Kamrussamad Dorong Pengusaha Manfaatkan Potensi Banten
Kamrussamad menilai Provinsi Banten memiliki potensi ekonomi yang dapat dikembangkan melalui berbagai sektor, mulai dari industri pengolahan, perdagangan, konstruksi, properti, hingga jasa pendukung industri.
Potensi kawasan industri dan akses logistik dinilai membuka peluang bagi pengusaha lokal untuk terlibat dalam rantai pasok, termasuk penyediaan material, distribusi barang, pemeliharaan properti, serta jasa pendukung kegiatan industri.
Karena itu, pengusaha didorong membangun kerja sama lintas sektor agar peluang ekonomi tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan bisnis dan menciptakan lapangan kerja.
Ia juga menyoroti pentingnya sektor konsumsi dan perdagangan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Selain itu, industri pengolahan perlu dikembangkan untuk meningkatkan nilai tambah produk dan memperluas peluang usaha bagi pelaku bisnis lokal.
### HIPKA Perkuat Kolaborasi dan Akses Pembiayaan
Kamrussamad menegaskan bahwa pengusaha perlu memiliki perencanaan bisnis yang matang agar dapat memanfaatkan fasilitas pembiayaan dari industri keuangan.
Menurutnya, akses kredit dan pembiayaan perlu didukung kelayakan proyek serta kemampuan perusahaan memenuhi persyaratan lembaga keuangan.
HIPKA diharapkan dapat menjadi penghubung antara pelaku usaha, perbankan, regulator, dan BUMD untuk membuka peluang kemitraan yang lebih luas.
Dalam kegiatan tersebut, mitra dari sektor perbankan dan BUMD turut hadir, di antaranya perwakilan Bank BJB Cilegon, Bank Banten, serta Banten Global Development.
Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring usaha dan mendorong kolaborasi ekonomi di Provinsi Banten.
### Digitalisasi dan Kaderisasi Pengusaha Muda
Selain memperkuat kemitraan bisnis, HIPKA juga mendorong peningkatan kapasitas anggota melalui pelatihan praktis. Materi yang disoroti antara lain pemasaran digital (*digital marketing*), pengelolaan keuangan perusahaan, serta pelatihan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar.
Kamrussamad juga menekankan pentingnya pendataan anggota berbasis digital untuk memetakan wilayah, kategori usia, dan bidang usaha. Berdasarkan pemaparan dalam sambutan, terdapat 55 anggota yang tercatat berasal dari Provinsi Banten dalam sistem pendataan tingkat pusat.
Data tersebut diharapkan dapat membantu pengurus mengidentifikasi potensi anggota sekaligus mempertemukan mereka dengan mitra bisnis dan lembaga pembiayaan yang sesuai.
HIPKA juga didorong memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) untuk menumbuhkan minat kewirausahaan di kalangan generasi muda.
Upaya ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak anak muda menjadi pencipta lapangan kerja, bukan hanya pencari kerja.
### Muswil II Jadi Momentum Penguatan Organisasi
Pelaksanaan Muswil II HIPKA Banten menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus pembahasan arah pengembangan kewirausahaan di daerah.
Kamrussamad berharap pengurus HIPKA di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota dapat memperluas jaringan usaha, membangun kemitraan dengan berbagai asosiasi bisnis, serta memperkuat kontribusi pengusaha terhadap perekonomian.
Melalui Forum Bisnis Daerah dan Muswil II ini, HIPKA Banten diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antarpelaku usaha, memperluas akses pembiayaan, dan menyiapkan pengusaha muda yang kompetitif untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Banten menuju Indonesia Emas 2045.
Hingga berita ini disusun, nama ketua HIPKA Banten yang terpilih dalam Muswil II serta hasil akhir musyawarah belum tercantum dalam informasi yang tersedia.