Warga Taktakan Unjuk Rasa Tolak Kiriman Sampah dari Tangsel
KONTRASBANTEN.COM, KOTA SERANG -Ratusan warga datangi kantor kecamatan Taktakan Kota Serang menggelar aksi unjuk rasa, kedatangan mereka kali ini untuk menyuarakan aspirasinya. dalam tuntutannya warga menolak keras atas kiriman sampah dari kota Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa,(6/1/2026) Siang.
Massa membentangkan spanduk dan poster yang berisikan penolakan terkait kiriman sampah dari Kota Tangsel yang dikirim ke Tempat Pemprosesan Akhir Sampah (TPAS) Cilowong.
Diketahui,Pengiriman sampah dari Kota Tangsel mulai mengirimkan sampah ke TPAS Cilowong sejak Kamis (1/1/2026). Hal tersebut berdasarkan kesepakatan kerja sama antar daerah, sebanyak 500 ton sampah per hari dari Tangsel direncanakan dibuang ke TPAS Cilowong.
Namun beberapa hari ini, warga dilingkungan kelurahan Taktakan menolak atas kerjasama yang dilakukan Pemkot Serang dan Pemkot Tangsel.
Bayu (30) salah satu warga mengatakan, bahwa dirinya berserta masyarakat Taktakan menolak keras atas kiriman sampah baik dari Tangsel ataupun dari kabupaten serang. Bayu beranggapan Pemkot Serang belum bisa mengatasi masalah sampah di kota serang dan Pemkot Serang malah bekerja sama dengan pemkot Tangsel yang beranggapan banyak merugikan masyarakat.
"Kami tidak setuju dengan adanya kiriman sampah dari Tangsel ataupun dari kabupaten serang, karena sampah dikota serang saja belum bisa teratasi ini malah dapat kiriman sampah dari kota lain." Ujar Bayu.
Bayu juga menyebutkan, wilayah Taktakan menjadi pihak yang paling terdampak akibat kebijakan tersebut, mulai dari pencemaran lingkungan hingga terganggunya aktivitas warga karena lalu lintas truk sampah nantinya.
"Kita ketahui sampah kiriman dari Tangsel nanti nya melintas di wilayah kami, itu nantinya jadi sumber penyakit, apakah pemerintah bisa jamin kesehatan masyarakat kami." Pungkasnya.