Banten Resmi Jadi Tuan Rumah Hari Pers Nasional ke-43, Diperkirakan 6.000 Peserta Hadir
KONTRASBANTEN.COM, Serang – Provinsi Banten resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) ke-43 yang akan diselenggarakan pada 6–9 Februari 2026. Penunjukan ini ditandai dengan kegiatan kick off/launching persiapan yang dihadiri Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, menandai dimulainya persiapan intensif untuk perhelatan nasional ini.
Pemerintah Provinsi Banten menegaskan komitmen mempersiapkan HPN 2026 secara maksimal, disampaikan dalam Rapat Koordinasi yang digelar oleh Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Banten bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), OPD terkait, pemerintah kabupaten/kota, serta perwakilan media.
"HPN bukan sekadar seremoni tahunan. Dampaknya sangat besar bagi daerah tuan rumah, dengan ribuan orang hadir, ekonomi yang bergerak, dan daerah menjadi sorotan nasional," ujar perwakilan Pemerintah Provinsi Banten.
Diperkirakan sekitar 6.000 peserta dari seluruh Indonesia akan menghadiri rangkaian kegiatan. Kehadiran insan pers, pejabat negara, dan menteri kabinet diharapkan memberikan efek domino bagi sektor perhotelan, kuliner, transportasi, dan UMKM di Banten
Struktur panitia HPN 2026 dibentuk dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten sebagai penanggung jawab, Sekretaris Daerah sebagai Ketua Pelaksana, serta didukung oleh Diskominfo Banten, PWI Banten, OPD terkait, pemerintah kabupaten/kota, media, dan mitra swasta.
Rangkaian kegiatan meliputi rapat koordinasi dan perencanaan teknis, kegiatan pra-HPN (seminar nasional dan tematik, pameran UMKM dan seni, olahraga bersama, kampanye publik, konvensi nasional, jalan santai, city tour), puncak acara dengan Pidato Presiden dan Anugerah Pers, serta kegiatan pasca-HPN berupa kolaborasi dan program berkelanjutan.
Selama empat hari, kegiatan akan tersebar di delapan kabupaten dan kota di Banten, dengan melibatkan seluruh pemerintah daerah dalam kepanitiaan dan pelaksanaan
Beberapa destinasi unggulan Banten akan diperkenalkan kepada peserta, antara lain wisata religi di Kota Serang, Anyer dan Tasikardi (Kabupaten Serang), Carita serta Taman Nasional Ujung Kulon (Kabupaten Pandeglang), dan wisata budaya Baduy. Semua destinasi akan dirangkum dalam buku panduan wisata HPN 2026, dengan PWI terlibat dalam inventarisasi dan kurasi untuk memaksimalkan promosi lokal.
Dari sisi logistik, Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan 5 unit bus dan 38 unit kendaraan selama masing-masing dua hari untuk mendukung mobilitas peserta dan tamu undangan.
Selain dampak ekonomi dan promosi daerah, HPN 2026 juga menjadi momentum strategis bagi Banten untuk menyuarakan kebutuhan pembangunan. Sejumlah kementerian akan terlibat, termasuk Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur sebagai pembicara utama.
"Ini menjadi kesempatan bagi Banten untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan, khususnya infrastruktur. Salah satunya akses jalan Palima menuju Pandeglang yang masih sempit dan diharapkan mendapat perhatian pemerintah pusat," ungkap perwakilan provinsi.
HPN juga berperan sebagai ajang silaturahmi dan pertukaran wawasan antar daerah, sekaligus memperkuat peran pers dalam menjaga demokrasi dan pembangunan nasional. Dengan pelibatan seluruh kabupaten dan kota, HPN 2026 diharapkan membawa manfaat yang merata bagi seluruh wilayah Provinsi Banten.
(Red/Risma)