Rakorwil dan Rakorpam VVIP Presiden RI
KONTRASBANTEN.COM, SERANG – 19 DESEMBER 2025 – Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Banten menyelenggarakan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) dan Rapat Koordinasi Pengamanan (RakorPam) seputar kunjungan Very Important Person (VVIP), Presiden Republik Indonesia. Rapat digelar di Ruang Rapat Utama Bappeda Provinsi Banten dengan melibatkan unsur pemerintah, keamanan, serta sektor pendukung teknis.
Acara dihadiri oleh sejumlah pejabat yang telah tercantum dalam manifest kehadiran, antara lain Asisten Daerah I dan II Kota Serang, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Perindustrian, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Perhubungan, Direktur Perumdam Tirta Madani Serang, Kepala Satpol PP Kota Serang, Camat Cipocok Jaya, dan Kepala Bagian Umum Setda Kota Serang. Peserta rapat menegaskan bahwa pejabat yang tidak termasuk dalam daftar undangan tidak perlu hadir agar proses koordinasi tetap terfokus.
Dalam sesi teknis, peserta rapat memaparkan pemetaan rute pengamanan, termasuk rute perjalanan Grup 2 Kopassus menuju Mako Brimob, sirkulasi kendaraan di area kegiatan, serta pengamanan helipad di Lapangan Gubernur Banten yang melibatkan 19 personel gabungan. Selain itu, total 913 personel dikerahkan dalam operasi gabungan, terdiri dari TNI AD, TNI AU, Polri, dan Pemda. Safe house turut dipersiapkan di Kodim 0602/Serang sebagai fasilitas siaga dengan tambahan dukungan personel dan tenaga kesehatan.
Materi presentasi terbaru juga menegaskan poin instruksi koordinasi, antara lain:
- Pelaksanaan kegiatan dijadwalkan pada 20–21 Desember 2025
- Kendali Ring 1 berada di bawah Paspampres
- Gladi rangkaian dilakukan secara tentatif
- Jarkom digelar usai apel pasukan pada Sabtu pagi pukul 06.30 WIB
- Sterilisasi area akan dilaksanakan oleh Tim Jibom/Jihandak
Rapat turut membahas jalur evakuasi medis darurat. Alternatif rute darat disiapkan untuk membawa pasien dari helipad Lapangan Banten Indah menuju RSUD Provinsi Banten, dengan perhitungan jarak dan waktu tempuh guna memastikan respons cepat jika terjadi keadaan darurat.
Selain teknis pengamanan, tim melakukan pengecekan langsung ke lokasi acara. Ditemukan bahwa area kegiatan masih menggunakan palet, panggung belum terselesaikan sepenuhnya, serta terdapat akses masuk umum dari masyarakat yang perlu ditertibkan.
Pada aspek pengendalian akses, penggunaan drone dan perangkat elektronik tertentu wajib mendapatkan izin resmi dan terdaftar, khususnya untuk pemasangan RFID agar tidak mengganggu sistem pengamanan. Setiap individu di lokasi wajib menggunakan ID card khusus bertanda cat warna tertentu, termasuk pekerja bangunan. Jika terdapat pekerjaan yang belum selesai hingga pagi hari, alasan keterlambatan harus didata. Laporan perkembangan persiapan yang memasuki hari ke-7 akan disampaikan kepada Pak Niko sesuai jadwal.
Pembagian tugas teknis untuk masing-masing staf juga telah ditetapkan. Kasio Poren menyampaikan penyesuaian laporan terkait rolafin dan moladin, termasuk penurunan pasukan Jibom Moladin dan koordinasi sterilisasi bom bersama pihak terkait. Tim Tirai Segel yang dibawa oleh Pak Daren akan dipimpin perencanaan segelnya oleh Pak Mubin. Evaluasi terkait penguatan personel kepolisian wanita (Polwan) atau personel tambahan lain akan ditentukan sesuai kebutuhan lapangan.
Selain itu, koordinasi lintas sektor dilakukan dengan pasar offline dan Satgas WALL melalui Pom Satgas WALL. Tim intelijen yang telah melakukan pendataan belum menemukan indikasi aktivitas masyarakat lain di wilayah sekitar yang perlu perhatian khusus, selain audiensi ASPP yang berlangsung hari ini di Pemprov Banten.
Menutup rapat, seluruh pihak sepakat menjalankan tugas masing-masing, memperkuat koordinasi, dan menyampaikan laporan berkala guna memastikan kunjungan VVIP Presiden Republik Indonesia berjalan aman, lancar, dan sukses sesuai rencana.
(Red/Risma).