Jelang Natal, Pemkot Serang Berikan Bantuan Untuk Umat Kristiani Kurang Mampu
KONTRASBANTEN.COM, KOTA SERANG - Warga jemaat Kristen di wilayah Mangga 2, Kota Serang, hari ini bersukacita menyambut kedatangan Wali Kota Serang, H. Budi Rustandi, dalam acara penyaluran bantuan yang diselenggarakan Pemerintah Kota Serang bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Kehadiran Wali Kota secara langsung di tengah umat Kristiani menjadi momen penting sekaligus wujud perhatian pemerintah terhadap jemaat di wilayah tersebut.
Hadir dalam kegiatan ini antara lain Ketua FKUB Kota Serang KH. Martin Sarkawi, Kepala Kantor Kesejahteraan Rakyat (Kakesra) Tantang Taufik Rohman, S.Pd., M.Th., Asisten Daerah I Subagio, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Heri Hadi, Wakil Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Laode, serta para camat, lurah, pendeta, dan tokoh masyarakat lainnya.
Dalam sambutannya, Pendeta Herli Samuel NK menyampaikan rasa syukur atas kunjungan langsung Wali Kota Serang yang baru pertama kali hadir di wilayah Mangga 2. Ia menjelaskan bahwa terdapat sekitar 19 gereja dan tujuh rumah ibadah aktif di wilayah tersebut. Menurutnya, langkah ini merupakan wujud nyata kasih dan perhatian pemerintah daerah terhadap umat beragama. Pendeta Herli berharap perhatian tersebut terus berlanjut, terutama dalam menjamin kenyamanan beribadah tanpa gangguan. Ia juga menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan, menyebut kehadiran pihak pemerintah membawa sukacita bagi umat Kristiani menjelang Natal.
Sementara itu, Ketua FKUB Kota Serang KH. Martin Sarkawi mengapresiasi inisiatif Wali Kota dalam menyalurkan bantuan bagi umat Kristiani sebagai bagian dari semangat kebersamaan dan toleransi lintas iman. Menurutnya, langkah ini mempertegas bahwa pemerintah hadir untuk seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
Dalam sambutannya, Wali Kota Serang H. Budi Rustandi menekankan komitmen pemerintah untuk terus menjaga keamanan, kenyamanan, dan kerukunan di Kota Serang. "Intinya bagaimana kita menjaga keberagaman — satu nusa, satu bangsa, satu bahasa Indonesia. Kita bangun masyarakat dengan kesejahteraan dan keamanan sebagai hal utama. Kalau terjadi keributan, pembangunan ekonomi tidak akan berjalan," ujarnya.
Wali Kota menegaskan bahwa keberagaman adalah anugerah yang sudah melekat sejak Indonesia berdiri, sehingga tidak ada alasan untuk berselisih. Ia mengajak warga untuk saling menghormati kehidupan beragama, saling mendukung, serta menjadikan perbedaan sebagai kekuatan persatuan.
Lebih jauh, Wali Kota mengungkapkan rencana pengembangan wilayah Mangga 2 sebagai Kampung Toleransi Pancasila — konsep kehidupan masyarakat yang beragam namun tetap bersatu dalam kedamaian. "Di Mangga 2 ada umat Buddha, Hindu, Kristen dari berbagai denominasi, dan Muslim. Wilayah ini sangat layak dijadikan kawasan toleransi Pancasila. Saat ini masih dalam tahap perancangan sehingga nanti hasilnya matang dan layak diterapkan," jelasnya.
Ia menyampaikan bahwa gagasan tersebut akan dibahas lebih lanjut bersama FKUB, dengan harapan dapat terwujud dalam waktu dekat. Wali Kota juga menegaskan bahwa pemerintah akan terus menghadirkan program yang memperkuat persatuan warga dan mencegah terjadinya perpecahan akibat kepentingan kelompok tertentu. Menurutnya, amanat konstitusi dan semangat Pancasila menjadi dasar penting dalam melindungi seluruh warga negara tanpa memandang agama.
Pada akhir kegiatan, bantuan secara simbolis diserahkan kepada perwakilan jemaat Kristen Mangga 2 sebagai dukungan menjelang Natal. Bantuan tersebut berasal dari Pemerintah Kota Serang melalui FKUB.
Warga penerima bantuan, Panda, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas perhatian pemerintah. Ia berharap kegiatan semacam ini terus berlanjut demi memperkuat persaudaraan lintas iman di Kota Serang.
Acara ditutup dengan suasana penuh sukacita, menjadi bukti langkah bersama dalam mempererat toleransi, kerukunan, dan persatuan umat beragama di Kota Serang.
(Red/Risma).