Pembangunan Kota Serang Masuk Babak Baru: Proyek Strategis Dijalankan, Visi “Bahagia, Berbudi, Sejahtera” Dipercepat
KONTRASBANTEN.COM,KOTA SERANG, 12 Mei 2026 – Masyarakat Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, menggelar acara syukuran dan silaturahmi warga di lokasi proyek pembangunan strategis. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Serang Budi Rustandi, Anggota DPRD Provinsi Banten Tedi Junaedi, Anggota DPRD Kota Serang Yasin, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Serang, Lurah Unyur, tokoh masyarakat, tokoh agama, jajaran RT/RW, serta warga setempat.
Momen ini menjadi penegasan komitmen Pemerintah Kota Serang dalam menghadirkan pembangunan nyata sebagai wujud perubahan besar bagi kesejahteraan warga. Dalam sambutannya, perwakilan masyarakat menyampaikan rasa syukur mendalam atas terealisasinya pembangunan jalan serta rencana pembangunan jalan layang (flyover) — proyek yang telah diperjuangkan warga selama lebih dari dua dekade, sejak tahun 2002.
“Perjuangan belasan tahun akhirnya menemukan titik terang. Terima kasih sebesar-besarnya kepada Gubernur Banten Andra Soni dan Wali Kota Serang Bapak Budi Rustandi, yang telah menganggarkan dan merealisasikan proyek ini. Nantinya jalan ini akan menjadi jalur utama yang lancar, dan kami tidak lagi terganggu hambatan lintasan,” ujar perwakilan warga.
Apresiasi tinggi juga disampaikan kepada Camat Serang dan Lurah Unyur, Bapak Nana, yang dinilai gigih mengawal aspirasi warga sejak terbentuknya Forum RT/RW di wilayah tersebut.
Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menegaskan kepemimpinannya berfokus sepenuhnya pada kerja nyata dan pembangunan berkelanjutan, demi menjadikan Serang sebagai ibu kota Provinsi Banten yang maju dan berkarakter.
“Jika ingin Serang menjadi ibu kota provinsi yang sesungguhnya, harus ada ikon pembangunan: mulai penataan alun-alun, infrastruktur, hingga fasilitas umum. Gaya kerja saya cuma satu: kerja, kerja, dan kerja. Lima tahun masa jabatan itu singkat, jadi harus ada dampak nyata yang dirasakan warga,” tegasnya.
Ia menjelaskan, keberhasilan Serang menjadi salah satu daerah dengan realisasi anggaran dan pengelolaan keuangan terbaik tak lepas dari pengawasan ketat penggunaan anggaran, termasuk memangkas kegiatan seremonial yang tidak berdampak langsung pada masyarakat.
Pembangunan difokuskan pada tiga sektor utama: infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. “Tahun 2026 ini jumlah pembangunan di Serang adalah yang terbanyak sepanjang sejarah kota ini. Tapi pembangunan fisik saja tak cukup. Masalah pengangguran harus jadi perhatian serius agar kesejahteraan benar-benar tercapai,” tambahnya.
Pemerintah Kota juga berkomitmen membuka investasi yang berpihak pada warga lokal. Regulasi akan didorong agar perusahaan dan proyek yang beroperasi di Serang menyerap tenaga kerja lokal secara maksimal. “Saya ingin investasi yang masuk memberi manfaat nyata. Jangan sampai industri tumbuh, tapi warga kita hanya jadi penonton,” ujar Budi Rustandi.
Terkait rencana pengembangan infrastruktur selanjutnya, Jalan Trondol akan dibetonisasi oleh Pemerintah Provinsi Banten, dan sisa pengerjaan sekitar satu kilometer akan diselesaikan Pemkot Serang.
Sementara itu, proyek jalan layang yang ditunggu-tunggu diperkirakan bernilai lebih dari Rp300 miliar dan direncanakan masuk tahap penganggaran awal tahun 2027. Pemkot terus berkoordinasi dengan Pemprov Banten dan kementerian terkait agar proyek ini berjalan lancar.
“Kita kawal bersama pembangunan ini. Kalau investasi masuk, lapangan kerja terbuka, dan warga bisa bekerja, maka visi Kota Serang Bahagia, Berbudi, dan Sejahtera akan terwujud,” tutup Budi Rustandi.
Acara ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan, berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan di tengah masyarakat dan para pemangku kepentingan.