-->
Telusuri
24 C
id
  • Sign in / Join
  • Berita
  • Forums
  • Buy Now!
Kontras Banten
  • BERANDA
  • Banten Raya
    • Berita Banten
    • Tangerang Raya
    • Kota Serang
    • Kabupaten Serang
    • Pandeglang
    • Cilegon
    • Lebak
  • Hukum
    • Berita Polri
    • Berita TNI
    • Hukum
    • Kriminal
  • Pendidikan
    • Pendidikan
    • Budaya
  • Gaya Hidup
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Ekonomi
    • Travel
  • Politik
    • Politik
  • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Kontak
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Copyright
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
    • Laporkan penyalahgunaan
Kontras Banten
Telusuri
Beranda Sinkronisasi Data NIK Hambat Program Pelayanan Kesehatan Gratis di Kota Serang Sinkronisasi Data NIK Hambat Program Pelayanan Kesehatan Gratis di Kota Serang

Sinkronisasi Data NIK Hambat Program Pelayanan Kesehatan Gratis di Kota Serang

Kontras Banten
Kontras Banten
03 Nov, 20250
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

KONTRASBANTEN.COM, SERANG - Pelaksanaan program pelayanan kesehatan gratis di Kota Serang belum berjalan optimal. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Serang menyebutkan salah satu kendala yang dihadapi Dinas Kesehatan (Dinkes) adalah ketidaksinkronan data Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada sistem peserta layanan tersebut.

Kepala Disdukcapil Kota Serang, Karsono mengatakan, banyak data warga yang gagal terunggah ke sistem Dinkes karena adanya NIK ganda maupun ketidaksesuaian data Kartu Keluarga (KK). 

“Kasus ganda biasanya terjadi karena warga pernah melakukan perekaman di daerah lain, lalu pindah dan melakukan perekaman ulang di Serang. Dulu perekaman belum menggunakan biometrik, sehingga muncul dua NIK berbeda untuk satu orang,” katanya, Senin (3/11/2025).

Ia menjelaskan, persoalan data kependudukan tersebut membuat Puskesmas kesulitan memverifikasi identitas warga yang ingin mengikuti program kesehatan gratis. Pasalnya, Dinkes belum memiliki akses langsung ke data kependudukan. 

“NIK itu data yang dilindungi. Jadi tidak semua bisa memadankan sendiri tanpa kerja sama resmi dengan Dukcapil,” ujar Karsono.

Untuk mengatasi hal ini, Disdukcapil mengusulkan agar setiap pos kesehatan memiliki petugas penghubung atau person in charge (PIC) yang dapat berkoordinasi langsung dengan Disdukcapil. Langkah ini menjadi solusi jangka pendek agar proses pemadanan data bisa lebih cepat dan akurat.

“Ke depan, Dinkes perlu menjalin kerja sama resmi seperti yang sudah dilakukan beberapa dinas lain. Misalnya Dinas Sosial yang kini bisa mengakses langsung data kependudukan tanpa harus datang ke kantor Dukcapil,” ucapnya.

Karsono menegaskan, ketidaksinkronan data NIK berpotensi menghambat masyarakat memperoleh layanan kesehatan gratis yang menjadi program pemerintah pusat. 

“Kalau data tidak sinkron, warga bisa kehilangan hak layanan itu. Artinya, program pusat juga tidak bisa berjalan maksimal,” jelasnya.

Ia menambahkan, kerja sama antara Dinkes dan Disdukcapil sejatinya sudah pernah dijajaki, namun belum mencakup pemadanan data NIK. 

“Sudah pernah kerja sama, tapi hanya untuk layanan lain. Sekarang baru terasa pentingnya integrasi data setelah ada target percepatan dari pusat,” katanya.

Jumlah data kependudukan yang belum sinkron masih cukup besar. Karsono memperkirakan angkanya bisa mencapai ratusan ribu data warga. 

“Jumlah pastinya ada di Dinkes, tapi jumlahnya memang banyak,” tandasnya. (Red)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Iklan Baris

IKLAN BARIS

IKLAN BARIS
DPRD KOTA SERANG Mengucapkan: Selamat Hari Pers Nasional

Berita Unggulan

APDESI Merah Putih Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama di Gedung Negara Banten

Kontras Banten- 3/10/2026 10:09:00 PM 0
APDESI Merah Putih Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama di Gedung Negara Banten
KONTRASBANTEN.COM, Serang – Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Merah Putih menggelar kegiatan silaturahmi, riung bersama, dan buka…

Paling Populer

PPB Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim di Kota Serang

PPB Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim di Kota Serang

3/07/2026 08:31:00 AM
Pemkot Serang Gandeng Ponpes Ardaniah, Upaya Menarik CSR Dari Timur Tengah

Pemkot Serang Gandeng Ponpes Ardaniah, Upaya Menarik CSR Dari Timur Tengah

3/16/2025 09:23:00 PM
Furtasan Ali Yusuf Pastikan PIP Tanpa Potongan, 153 Sekolah di Dapil 5 Siap Terima Bantuan

Furtasan Ali Yusuf Pastikan PIP Tanpa Potongan, 153 Sekolah di Dapil 5 Siap Terima Bantuan

2/16/2026 07:23:00 PM

Berita Populer

PPB Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim di Kota Serang

PPB Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim di Kota Serang

3/07/2026 08:31:00 AM
Pemkot Serang Gandeng Ponpes Ardaniah, Upaya Menarik CSR Dari Timur Tengah

Pemkot Serang Gandeng Ponpes Ardaniah, Upaya Menarik CSR Dari Timur Tengah

3/16/2025 09:23:00 PM
Furtasan Ali Yusuf Pastikan PIP Tanpa Potongan, 153 Sekolah di Dapil 5 Siap Terima Bantuan

Furtasan Ali Yusuf Pastikan PIP Tanpa Potongan, 153 Sekolah di Dapil 5 Siap Terima Bantuan

2/16/2026 07:23:00 PM

Tentang kami

  • Redaksi
  • Kontak
  • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Disclaimer
  • Karir
  • Copyright
  • Kebijakan Privasi
Kontras Banten

Tentang Kami

Kontrasbanten.com telah lahir dengan sajian berita yang berkualitas. Kami berupaya menerapkan standar tinggi jurnalisme dalam meliput peristiwa dan menuliskannya secara tajam, cerdas dan berimbang. Prinsip kami, enak dibaca dan bisa dipercaya, bahkan jenaka pun bisa. Semua itu adalah upaya kami untuk membuat Indonesia lebih baik. Fokus Untuk Publik, Fokus Untuk Republik.

Contact us: moiserangkota[@]gmail.com

Ikuti kami

© Kontrasbanten.com - PT. MOI KOTA SERANG GROUP All Right Reserved.
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak