Pemprov Banten dan DPRD Gelar Musrenbang RKPD 2027, Sinergikan Pembangunan Berkelanjutan Menuju Banten Maju
KONTRASBANTEN.COM,SERANG – Pemerintah Provinsi Banten bersama DPRD Provinsi Banten menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2027, pada Kamis (23/4/2026). Acara ini menjadi momentum strategis untuk menyinkronkan arah pembangunan daerah dengan kebijakan nasional, menjembatani RPJMN dan RPJMD, serta mendukung agenda nasional.
Hadir langsung Gubernur Banten, unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD, bupati/wali kota se-Banten, kepala OPD, perwakilan Kementerian Dalam Negeri serta Bappenas, tokoh masyarakat, dan ulama. Pembukaan diawali doa khidmat, dengan harapan Gubernur senantiasa sehat dan kuat menjalankan tugas, meski padatnya agenda seperti pelepasan jemaah haji di tengah kondisi kesehatan yang sempat menurun.
Pimpinan DPRD dalam sambutannya mengapresiasi dedikasi Gubernur dan menekankan pentingnya perencanaan matang. Mengutip Soekarno, "Bangsa yang besar adalah bangsa yang merencanakan masa depannya secara sadar."
Sementara Sumitro Djojohadikusumo menambahkan bahwa pembangunan ekonomi adalah perubahan struktural yang menentukan martabat bangsa.
Capaian 2025 menunjukkan tren positif: Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 77,25 poin (melebihi target dan rata-rata nasional), pertumbuhan ekonomi 5,37%, kemiskinan 5,51%, pengangguran terbuka 6,63%, inflasi 2,74%, dan rasio gini 0,312—mencerminkan pemerataan pendapatan yang lebih baik.
Tantangan utama meliputi pengurangan pengangguran, pengendalian inflasi, dan pemerataan antarwilayah. DPRD berkomitmen melalui legislasi, anggaran, dan pengawasan.
Fokus RKPD 2027:
Peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah.
Pengentasan kemiskinan dan pengangguran via penguatan UMKM, koperasi, serta investasi.
Peningkatan SDM melalui pendidikan dan kesehatan.
Percepatan infrastruktur serta ketahanan pangan.
Tata kelola pemerintahan bersih dan melayani.
Pelestarian lingkungan serta mitigasi bencana.
Sinergi pusat-daerah diperkuat untuk optimalisasi anggaran, peningkatan PAD via Bank Banten dan kolaborasi pajak. Hadapi perubahan iklim dan geopolitik, daerah diminta adaptif menjaga stabilitas ekonomi. Apresiasi disampaikan atas kebijakan pusat yang stabilkan harga BBM bersubsidi demi daya beli masyarakat.
Musrenbang ini diharapkan hasilkan perencanaan terarah, terukur, dan berkelanjutan, dorong Banten maju, berdaya saing, serta sejahtera.