FESTIVAL SENI RUPA DAN KERAJINAN 2026 “NGARUMAT BUDAYA” DIGELAR DI GEDUNG JUANG, JADI MOMEN BANGKITKAN SENI DAN EKONOMI KREATIF KOTA SERANG
KONTRASBANTEN.COM,Kota Serang, 19 Juni 2026 — Pemerintah Kota Serang melalui Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif menggelar Festival Seni Rupa dan Kerajinan 2026 dengan tema “Ngarumat Budaya: Merawat Budaya, Merayakan Kehidupan”. Kegiatan perdana dan bersejarah ini dilaksanakan mulai hari Jumat, 19 Juni hingga Minggu malam, 21 Juni 2026, bertempat di Gedung Juang Kota Serang.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Kota Serang, Zeka Bachdi, S.T.M,Si menyampaikan bahwa festival ini menjadi tonggak baru penyelenggaraan kegiatan budaya di daerah. Selama ini, berbagai acara seni belum tersusun secara teratur dan berkelanjutan, sehingga momen ini menjadi langkah strategis untuk mengubah pola tersebut.
“Festival ini bukan sekadar seremonial semata. Setelah pembukaan, masih ada rangkaian kegiatan nyata: pameran karya, lokakarya, diskusi, hingga penampilan seni. Kami ingin menunjukkan bahwa Kota Serang memiliki kekayaan seni dan budaya yang luar biasa, yang selama ini belum banyak terekspos,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.
Zeka menjelaskan bahwa pemilihan Gedung Juang sebagai lokasi kegiatan memiliki makna ganda: selain memanfaatkan tempat bersejarah milik Arsip Daerah, kegiatan ini sekaligus menjadi upaya mempromosikan gedung tersebut sebagai ruang budaya yang hidup. Langkah ini juga membuktikan adanya kolaborasi lintas instansi tanpa ego sektoral.
Ketua Ekonomi Kreatif Kota Serang, Fadli Rahman, S.I.P., M.Hi., menambahkan bahwa seni rupa dan kerajinan merupakan salah satu subsektor ekonomi kreatif yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Melalui tema “Ngarumat Budaya”, festival ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama menjaga, merawat, dan mengembangkan nilai-nilai budaya lokal agar tetap relevan di tengah perkembangan zaman.
“Sering kali orang mengira pusat seni lukis atau kerajinan hanya ada di daerah lain. Padahal, di Kota Serang banyak seniman dan pengrajin berbakat yang karyanya layak diapresiasi dan dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi daerah,” tegasnya.Hadir dalam kegiatan ini sejumlah pejabat daerah, seniman, pengrajin, komunitas budaya, pelaku ekonomi kreatif, serta generasi muda Kota Serang. Wakil Walikota Serang juga dijadwalkan hadir sebagai narasumber dalam sesi diskusi pada hari kedua acara.
Panitia penyelenggara berharap festival ini dapat terus dilaksanakan secara rutin dan masuk ke dalam kalender acara resmi daerah. Ke depannya, kegiatan ini diharapkan menjadi jembatan antara pelaku seni, pemerintah, dan masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang berakar kuat pada kearifan lokal Kota Serang dan Banten.
(Red/Risma).