APJII Banten Gelar Rakerwil di Kota Cilegon
KONTRASBANTEN.COM, Kota Cilegon – Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Provinsi Banten sukses menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Tahun 2026 yang mengusung tema “Membangun Banten Go Digital” di ASTON Cilegon Boutique Hotel, pada hari Selasa (9/6/2026).
Selain Rakerwil, APJII Banten juga melanjutkan kegiatan pada tanggal 10 - 11 Juni 2026, berupa Training IPV6. Pada acara Rakerwil tersebut dihadiri I Gede Yudhatama Kepala Bidang Pengembangan Wilayah ll APJII Pusat, Syarifuddin Ketua Badan Pengurus Wilayah APJII Banten, Robinsar S.I.Kom Walikota Cilegon, Beni Ismail S.STP, M.Si Kepala Dinas Kominfo Provinsi Banten dan para tamu undangan lain.
Dalam sambutannya, Syarifuddin Ketua Badan Pengurus Wilayah APJII Banten mengatakan dibutuhkan kerjasama yang baik antara penyelenggara jasa internet dengan pemerintah daerah guna menciptakan kepastian investasi bagi para pelaku usaha telekomunikasi.
“Saat ini terdapat sekitar 1.532 anggota APJII di seluruh Indonesia dan sekitar 80 persen diantaranya berasal dari UMKM,” jelasnya mengawali kegiatan.
Syafruddin menambahkan penataan infrastruktur jaringan, khususnya kabel fiber optik, membutuhkan komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dan para penyedia layanan internet.
Ia mencontohkan keberhasilan penataan kabel di Kota Cilegon yang berjalan baik berkat koordinasi yang solid antara APJII dan Pemerintah Kota Cilegon. Dalam sambutannya, Robinsar Walikota Cilegon menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Rakerwil APJII Banten yang digelar di Cilegon.
Robinsar mengakui APJII Banten memiliki kontribusi besar dalam mendukung pembangunan kota Cilegon, khususnya melalui penataan infrastruktur jaringan telekomunikasi.
“Saat ini sepanjang jalur Cilegon Timur hingga Landmark Cilegon, kabel-kabel utilitas di kawasan tersebut sudah underground seluruhnya. Ini merupakan bentuk langkah nyata dan kerja konkret dari APJII Banten bersama Pemkot Cilegon.” ungkapnya.
Sementara itu, Beni Ismail, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Banten juga memberikan apresiasi pelaksanaan Rakerwil APJII Banten yang dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam mempercepat transformasi digital di daerah.
“Transformasi digital saat ini bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kualitas layanan publik, memperkuat daya saing daerah, dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.” Ujarnya didepan para peserta Rakerwil.