Kompetisi Skateboard Didukung Jarum76 Jadi Wadah Pembinaan Atlet Muda Menuju Tingkat Nasional
KONTRASBANTEN.COM,SERANG – Kompetisi skateboard yang diselenggarakan dengan dukungan Jarum76 tidak hanya berfungsi sebagai ajang unjuk kemampuan, tetapi juga menjadi sarana strategis dalam membina dan mencetak atlet muda berbakat dari berbagai daerah untuk berkompetisi di kancah nasional.
Menurut Juri sekaligus Pembawa Acara, Mario Copin yang akrab disapa Jat, peserta dalam kegiatan ini berasal dari beragam komunitas skateboard di sejumlah wilayah. Tahapan seleksi berjenjang akan dilaksanakan, di mana setiap daerah akan memilih perwakilan terbaiknya untuk tampil pada babak Grand Final tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung di Lombok pada akhir tahun 2026.
“Dari setiap wilayah akan ditetapkan satu peserta terbaik untuk dikirim mengikuti Grand Final di Lombok nanti, yang akan diikuti oleh wakil-wakil dari seluruh Indonesia,” jelas Jat.
Pada putaran kali ini, tercatat ada enam wilayah atau DSO yang berpartisipasi. Mekanisme penilaiannya dimulai dengan menyeleksi lima peserta terbaik dari masing-masing wilayah, sebelum akhirnya disaring kembali untuk mendapatkan satu perwakilan resmi daerah.
Dewan juri telah menetapkan lima kategori utama sebagai acuan penilaian, meliputi: trik di lintasan datar (flat), rel (rail), papan datar bertingkat (ledge/box), lompatan rintangan (overgap), dan papan lengkung (quarter). “Seluruh aspek tersebut telah dirumuskan secara jelas sebagai standar penilaian yang adil dan terukur,” tambahnya.
Jat menekankan pentingnya keberlanjutan kegiatan semacam ini guna melahirkan atlet-atlet potensial dari berbagai penjuru daerah. Ia juga menyampaikan optimisme bahwa penyelenggaraan di tahun-tahun mendatang dapat diperluas cakupannya dan berjalan lebih besar lagi.
Kini, skateboard tidak lagi sekadar olahraga rekreasi, melainkan telah berkembang menjadi cabang olahraga berprestasi. Hal ini dibuktikan dengan torehan gemilang atlet Indonesia, yang berhasil meraih dua medali emas dan satu medali perak pada ajang SEA Games.
“Di samping mengejar prestasi, nilai utama yang senantiasa dijaga adalah budaya saling mendukung. Meskipun bertanding, seluruh atlet tetap menjunjung tinggi sportivitas dan semangat persaudaraan,” tegas Jat.
Sampai saat ini, proses seleksi di berbagai wilayah masih terus berlangsung untuk menentukan daftar lengkap peserta yang akan melaju ke babak puncak di Lombok akhir tahun mendatang.