-->
Telusuri
24 C
id
  • Sign in / Join
  • Berita
  • Forums
  • Buy Now!
Kontras Banten
Buy template blogger
  • BERANDA
  • Banten Raya
    • Berita Banten
    • Tangerang Raya
    • Kota Serang
    • Kabupaten Serang
    • Pandeglang
    • Cilegon
    • Lebak
  • Hukum
    • Berita Polri
    • Berita TNI
    • Hukum
    • Kriminal
  • Pendidikan
    • Pendidikan
    • Budaya
  • Gaya Hidup
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Ekonomi
    • Travel
  • Politik
    • Politik
  • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Kontak
    • Kebijakan Privasi
    • Disclaimer
    • Copyright
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
    • Laporkan penyalahgunaan
Kontras Banten
Telusuri
Beranda Kasus HIV di Kota Serang Meningkat, 485 Orang Terdeteksi Hingga Agustus 2025 Kasus HIV di Kota Serang Meningkat, 485 Orang Terdeteksi Hingga Agustus 2025

Kasus HIV di Kota Serang Meningkat, 485 Orang Terdeteksi Hingga Agustus 2025

Kontras Banten
Kontras Banten
10 Okt, 20250
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

KONTRASBANTEN.COM, SERANG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang mencatat hingga Agustus 2025 jumlah kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) di Kota Serang mengalami peningkatan signifikan. Berdasarkan data tercatat 485 orang positif HIV. Angka ini naik tajam dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 187 kasus.

Ketua Tim Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) pada Dinkes Kota Serang, Usep Khudory menjelaskan, peningkatan ini terjadi karena makin intensifnya deteksi dini serta faktor perilaku masyarakat yang berisiko tinggi.

“Kasus HIV ditemukan di seluruh wilayah kerja puskesmas, tapi paling banyak terdeteksi di RSUD Banten (59 orang) dan Puskesmas Singandaru (24 orang). Peningkatan ini disebabkan gaya hidup dan perilaku menyimpang sebagian masyarakat. Banyak penderita yang enggan terbuka atau putus pengobatan,” ujarnya, Jumat (10/10/2025).

Ia menambahkan, sebagian penderita sering berpindah domisili ke daerah lain seperti Pandeglang atau Tangerang, sehingga proses pemantauan dan pengobatan menjadi terputus. Kondisi tersebut menyebabkan pasien kehilangan akses kontrol dan berdampak pada tingginya risiko kematian.

“Sejak 2018 sampai 2025 tercatat 122 orang meninggal dunia akibat HIV. Sebagian besar disebabkan gagal pengobatan atau berhenti minum obat karena efek samping yang tidak mereka tahan,” jelasnya.

Efek samping obat antiretroviral (ARV), kata Usep, bervariasi pada setiap pasien. “Ada yang merasa mual, pusing, bahkan ada yang batuk sampai berdarah. Tapi pengobatan HIV ini harus dijalani seumur hidup, tidak bisa berhenti seperti TBC yang hanya beberapa bulan,” tuturnya.

Penularan HIV di Kota Serang, lanjutnya, didominasi oleh hubungan seksual berisiko. “Kalau lewat jarum suntik itu kecil sekali. Mayoritas karena hubungan seksual,” ujarnya.

Dinas Kesehatan Kota Serang terus berupaya menekan penyebaran HIV dengan menggandeng organisasi pendamping seperti Andaru dan BMG untuk melakukan pendekatan kepada penderita agar tidak putus pengobatan.

“Yang paling penting adalah kesadaran diri penderita dan dukungan lingkungan. Selama mereka patuh minum obat dan rutin kontrol, mereka tetap bisa hidup sehat dan produktif,” tandasnya. (Red)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Iklan Baris

IKLAN BARIS

IKLAN BARIS
Selamat datang dan selamat bertugas

Berita Unggulan

Antisipasi Paparan Debu Vulkanik Anak Krakatau, AMON Bagikan 750 Masker Gratis kepada Masyarakat

Kontras Banten- 9/07/2026 11:08:00 PM 0
Antisipasi Paparan Debu Vulkanik Anak Krakatau, AMON Bagikan 750 Masker Gratis kepada Masyarakat
KONTRASBANTEN.COM,  SERANG, BANTEN — Aliansi Media Online Nusantara (AMON) bergerak cepat mengantisipasi potensi dampak sebaran debu vulkanik akiba…

Paling Populer

KOMITE PENYELAMAT SMPN 4 KOTA SERANG TOLAK SEKOLAH DIJADIKAN LAHAN PARKIR,  ‎Nilai Historis Jadi Alasan Utama Penolakan Relokasi

KOMITE PENYELAMAT SMPN 4 KOTA SERANG TOLAK SEKOLAH DIJADIKAN LAHAN PARKIR, ‎Nilai Historis Jadi Alasan Utama Penolakan Relokasi

9/06/2026 02:49:00 AM
Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Serang Berikan Bantuan Ke Salah Satu Pedagang Plat Nomor Yang Direlokasi

Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Serang Berikan Bantuan Ke Salah Satu Pedagang Plat Nomor Yang Direlokasi

8/23/2026 05:08:00 PM
Kapolda NTT dan Gubernur Sampaikan Penanganan Gempa Flores: Fokus Evakuasi, Data Korban, dan Cegah Hoaks

Kapolda NTT dan Gubernur Sampaikan Penanganan Gempa Flores: Fokus Evakuasi, Data Korban, dan Cegah Hoaks

8/15/2026 09:35:00 PM

Berita Populer

KOMITE PENYELAMAT SMPN 4 KOTA SERANG TOLAK SEKOLAH DIJADIKAN LAHAN PARKIR,  ‎Nilai Historis Jadi Alasan Utama Penolakan Relokasi

KOMITE PENYELAMAT SMPN 4 KOTA SERANG TOLAK SEKOLAH DIJADIKAN LAHAN PARKIR, ‎Nilai Historis Jadi Alasan Utama Penolakan Relokasi

9/06/2026 02:49:00 AM
Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Serang Berikan Bantuan Ke Salah Satu Pedagang Plat Nomor Yang Direlokasi

Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Serang Berikan Bantuan Ke Salah Satu Pedagang Plat Nomor Yang Direlokasi

8/23/2026 05:08:00 PM
Kapolda NTT dan Gubernur Sampaikan Penanganan Gempa Flores: Fokus Evakuasi, Data Korban, dan Cegah Hoaks

Kapolda NTT dan Gubernur Sampaikan Penanganan Gempa Flores: Fokus Evakuasi, Data Korban, dan Cegah Hoaks

8/15/2026 09:35:00 PM

Tentang kami

  • Redaksi
  • Kontak
  • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Disclaimer
  • Karir
  • Copyright
  • Kebijakan Privasi
Kontras Banten

Tentang Kami

Kontrasbanten.com telah lahir dengan sajian berita yang berkualitas. Kami berupaya menerapkan standar tinggi jurnalisme dalam meliput peristiwa dan menuliskannya secara tajam, cerdas dan berimbang. Prinsip kami, enak dibaca dan bisa dipercaya, bahkan jenaka pun bisa. Semua itu adalah upaya kami untuk membuat Indonesia lebih baik. Fokus Untuk Publik, Fokus Untuk Republik.

Contact us: moiserangkota[@]gmail.com

Ikuti kami

© Kontrasbanten.com - PT. MOI KOTA SERANG GROUP All Right Reserved.
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak